Posted March 13, 2017 by Rino Rakhmata Mukti, Dr. rer.nat in Berita

Liputan Mahasiswa PMDSU: Grandprix Kadja

Grandprix, Si Calon Doktor Termuda dari Timur Indonesia

Fokus pemerataan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di wilayah timur, yang seringkali mengalami hambatan akibat topografi yang ekstrem dengan jarak tempuh antara kota dan desa yang amat jauh, tak dinyana justru memicu seorang Grandprix Thomryes Marth Kadja memilih jalan sebagai ilmuwan muda.

Lulus S1 pada tahun 2013 di Jurusan Kimia Universitas Indonesia (UI). Pria kelahiran Kupang, 31 Maret 1993, ini, langsung mendapatkan beasiswa PMDSU Kemenristekdikti di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada jurusan yang sama, tetapi dengan spesifikasi berbeda. Cerita mengenai diterimanya Grandprix di beasiswa PMDSU berpotensi mengukir sejarah baru di dunia Pendidikan Tinggi Indonesia. Apabila berhasil menyelesaikan penelitian akhirnya di tahun ini atau tahun depan, ia akan memecahkan rekor MURI sebagai doktor termuda di Indonesia pada usia 24 tahun.

Ramah, humble, dan easygoing, tetapi selalu diliputi kegelisahan dan rasa ingin menemukan gagasan baru, yang berguna bagi bangsa. Begitulah deskripsi singkat dari seorang Grandprix. Dengan santai ia mengatakan bahwa pencapaian yang diraihnya saat ini tidak lepas dari peran kedua orang tuanya yang senantiasa menciptakan situasi kondusif di rumah tinggalnya, seperti membudayakan diskusi dan membaca sejak dini. Ini membuat Grandprix tumbuh sebagai anak yang selalu haus akan bahan bacaan dan topik baru dalam pendiskusian. Meskipun dengan ragu-ragu, ia mengaku bahwa buku bacaan favoritnya ketika itu adalah Komik Shincan. Sebuah buku yang menurutnya telah banyak membantu dirinya terbiasa berpikiran lain dalam memandang sesuatu, meskipun sama sekali tidak ada kaitannya dengan bidang ilmu yang saat ini tengah digelutinya.

“Saya punya koleksinya lengkap. Bahkan di komputer kerja saya ada tempelan stiker Shincan,” katanya.

Selengkapnya ada di link:

http://student.cnnindonesia.com/inspirasi/20170418160104-454-208424/grandprix-si-calon-doktor-termuda-dari-timur-indonesia/

http://sumberdaya.ristekdikti.go.id/index.php/2017/03/13/dari-komik-shinchan-ke-kimia-dan-publikasi-internasional/